Tahap Perkembangan Anak 9-10 Tahun

Tahap Perkembangan Anak 9-10 Tahunfeatured

Yuk, kenali hal-hal yang wajar terjadi pada anak-anak kita sesuai tahap perkembangannya.

Setiap manusia melewati tahapan tumbuh kembang, termasuk anak kita. Tahapan ini menjadi syarat awal yang mendorong belajar, tantangan yang memungkinkan anak menjadi kompeten sepanjang hidupnya.

Tugas terpenting orangtua adalah memahami hal-hal yang wajar maupun tidak wajar yang terjadi pada proses tumbuh kembang anak. Orangtua yang berhasil, memberikan respon yang tepat: bereaksi sesuai kebutuhan anak, sensitif sesuai porsinya, tanpa khawatir berlebihan maupun acuh berlebihan.

Berikut ini adalah Prinsip-Prinsip Pengasuhan sesuai tahap perkembangan:

Parenting is a marathon, not a sprint.

Anak harus melewati semua tahapan tumbuh kembangnya, tak mungkin ia langsung dewasa. Sesekali lebih cepat, sesekali lebih lambat, setiap proses ada manfaatnya.

Expecting the best of them, take a leap of faith.

Anak berkembang saat berhasil mengatasi tantangan. Untuk pertumbuhan, perlu orangtua yang percaya bahwa anaknya bisa sebelum anak percaya bahwa dirinya bisa.

Loving the worst of them, unconditionally.

Orangtua perlu punya harapan yang wajar pada tumbuh kembang anak.

Senantiasa mendukung, termasuk saat harapan tidak terpenuhi.

Parenting is for growing, mistakes are for learning.

Kesalahan dan kegagalan adalah bagian tak terpisahkan dari tumbuh kembang anak

dan kesempatan belajar bagi orangtua

Parenting is fun, plays are powerful moments.

Tumbuh kembang anak optimal karena adanya interaksi menyenangkan dalam keluarga.

—————-

Ada 4 Tahap Perkembangan yang dialami oleh anak kita, yaitu: Fisik, Bahasa, Kognitif dan Sosial Emosional. Berikut ini 4 tahap perkembangan anak usia 9-10 tahun, download di bawah ini:

 

 

About the author

Keluarga Kita

Semoga kami bisa menjadi teman seperjalanan yang asik untuk para orangtua. Silakan berkeliling, selamat membaca :)

Add comment