Cara Efektif Mengenalkan Makanan Baru pada Anak

Cara Efektif Mengenalkan Makanan Baru pada Anakfeatured

“Anakku susah makan, kalau udah suka sama satu makanan… ya itu terus. Gak mau yang lain!”

“Anakmu kok bisa ya makan segala macam?  Anakku makan sayur atau buah susah banget! Gimana ngajarinnya sih?”

Mengenalkan anak dengan makanan baru membutuhkan strategi, waktu dan kesabaran dari orang tua.  Sebagian besar penolakan anak pada makanan baru disebabkan oleh kekhawatiran ‘mencoba sesuatu lalu dipaksa menghabiskan’.  Padahal kegiatan makan haruslah menjadi momen yang menyenangkan buat anak.  Maka dari itu keterlibatan orang tua dalam menumbuhkan kebiasaan makan yang baik sangatlah besar.

Di bawah ini adalah tips untuk mengenalkan makanan baru pada anak:

1. Berikan kesempatan pada anak untuk memilih makanan yang akan ia konsumsi.  Ajak anak ikut berbelanja, mencuci, memotong dan menyajikannya di meja makan.

2. Waktu makan bersama keluarga adalah keharusan.  Anak yang terbiasa makan dalam suasana menyenangkan dan melihat orang tua makan dengan pola makan yang sehat, ia akan terbiasa seperti itu juga.

3. Antusiasme.  Anak perlu melihat bahwa orang tua pun mau mencoba makanan baru dan menunjukkan antusiasmenya dengan bersemangat ketika mencoba gigitan pertama dan kedua.

4. Sediakan makanan sesuai dengan usia anak.  Perhatikan ukuran, bentuk dan tekstur yang tepat untuk anak.  Hindari ukuran yang dapat membuat anak tersedak.

5. Mengenalkan makanan baru ke anak dilakukan secara bertahap.  Orang tua hendaknya mencoba satu demi satu makanan baru (termasuk mengecek kemungkinan alergi), agar tidak membingungkan anak.  Mengenalkan makanan baru bisa juga dilakukan ketika anak sedang lapar.  Hindari memberi camilan 2 jam sebelum makanan utama.

6. Hargai pendapat anak. Terapkan langkah berikut: Anak mencoba satu suap dan anak boleh memutuskan menghabiskan, boleh menyatakan tidak suka dan tidak mau memakannya atau boleh menyatakan suka tapi tidak mau memakannya saat itu

7. Setiap anak berbeda.  Gunakan strategi yang sesuai dengan karakter anak.  Sebagian anak memilih untuk mencoba makanan baru secara terpisah dengan makanan yang sedang ia makan.  Sementara yang lain tidak masalah dicampur.

About the author

Keluarga Kita

Semoga kami bisa menjadi teman seperjalanan yang asik untuk para orangtua. Silakan berkeliling, selamat membaca :)

Add comment